Senin, 03 Mei 2010

Din Tai Fung

Din Tai Fung adalah restoran franchise yang menjual chinese food. Cabangnya juga udah lumayan banyak di mancanegara. Taiwan, Jepang, China, Singapore, Australia, dan tentunya Indonesia. Di Indonesia sendiri, restoran ini setidaknya sudah dibuka di empat tempat di Jakarta. Di Pondok Indah Mall, Plaza Senayan (dia buka 2, di lantai Ground dan lantai 3), dan yang kali ini akan saya bahas di Pacific Place.

Yang di Pacific Place ini, tempatnya di lantai 5. Restorannya bersebelahan dengan tempat permainan anak-anak (lupa namanya). Setiap kali kesini, selaluuu aja rame. Beda sama restoran-restoran disebelah-sebelahnya yang kadang sepi bahkan kosong. Trus, kalo udah kayak gitu, pegawainya pasti nanti teriak-teriak, "SILAHKAN...SELAMAT SIANG...COBA MENU BARUNYA PAAK", yang malah membuat orang enggan untuk datang.

Oke, langsung saja yaa
Here's the photos...

Tempatnya ada dua lantai. Yang lantai 2, dibatasi / dihiasi pake bambu-bambu.


Udang mayones. Yang ini enaaaakk baannggeett. Kita biasanya sampe pesen yang porsi besar (ada 2 porsi, yang kecil isi 4 besar isi 7). Udangnya besar-besar digoreng pake tepung tapi ga terlalu tebal tepungnya. Jadi kita ngerasa kalo yang kita makan itu udang, bukan tepung mayones. Dan menggorennya juga pas, tidak terlalu matang. Mayonesnya sendiri juga enak. Mungkin karena campuran susu kental manisnya oke, yang membuat mayonesnya tidak asam.

Buncis cah sapi. Buncis yang dia jual, ada dua versi. Sapi dan Ayam. Tapi saya lebih suka yang sapi. Karena dagingnya lebih terasa bumbunya.


Ikan Dori Asap. Yang ini kesukaan mama saya. Bagi yang suka manis, mungkin cocok sama ikan yang satu ini. Ikan dorinya dipotong tipis. Kemudian digoreng tepung dan diberi saus. Saus ini rasanya khas. Kea kecap, tapi ada aroma yang khas yang seperti herbal cina. Tapi, oke kok.

and this is their speciality. Xiao Long Bao. Ada dua macam isi makanan yang satu ini. Ayam dan Udang. Yang membuat spesial adalah cara makannya.

Pertama, taruh Xiao Long Bao di sendok, dan beri sedikit jahe di atasnya. Tapi karena, saya tidak suka jahe, jadi tidak saya pake. Ini cuma buat foto saja. Hhe.

Kemudian, dengan menggunakan sumpit, robek kulitnya hati-hati. Karena kalau tidak, kuah di dalamnya bakal muncrat. Nah, kalau kuahnya sudah keluar, disruput dulu deh. Yumm.
Sebenernya, ga usah repot-repot dibuka dulu dan langsung makan juga ga papa. Tapi yaa, hati-hati. Karena saya pernah mencobanya. Yang bikin ga enak adalah, karena ni kuah puanas. And, it is poped in my mouth and burnt my throat. Just like klepon. Tapi ini versi panasnya. hhe.

Chinese tea. The perfecto combination when you eat chinese food is this. After the food, complete it dengan teh. Saya merekomendasikannya karena ini bener-bener cucok. Sangat menetralkan lidah.


*Scale 0-5
Food : 5
Place : 5
Service : 4
Range : Rp 10.000 - Rp 200.00


Tidak ada komentar:

Posting Komentar